Beberapa rumah tradisional atau bangunan kuno di kota solo solocorner: Beberapa rumah tradisional atau bangunan kuno di kota solo
21.37 | Author: rick

Songgobuwono

1. Songgobuwono

« Asal-usul : bangunan ini didirikan dan terkait dengan sejarah kota Surakarta. Setelah mendapatkan ibukota kerajaan Mataram Islam yang baru, maka dibangunlah bangunan ini berserta dengan masjid dan bangunan-bangunan keraton yang lain.

« Fungsi : bangunan ini berfungsi sebagaimana menara, yaitu untuk pengawasan di sekitar lingkungan keraton.

« Kondisi : sampai sekarang, bangunan ini masih berdiri kokoh. Keadaannya pun terawat, tidak roboh seiring dengan bertambahnya usia dari bangunan ini.

 

masjid agung solo 2. Masjid Agung

« Asal-Usul : KANJENG Gusti Pangeran Arya Adipati Mangunegara I, berharap menjadi pemimpin keagamaan dari wilayah Mangkunegaran, lalu dibangunlah masjid Mangkunegaran ini.

« Fungsi : sebagai tempat peribadatan.

« Kondisi : sampai sekarang, masjid Mangkunegaran ini masih digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai tempat peribadatan dan untuk melakukan segala aktivitas keagamaan. Bangunannya terlihat kokoh, terawat, tanpa meninggalkan kesan kuno dan artistik yang sudah dimiliki jaman dahulu.

 

3. Pendopo

pendopo keraton surakarta « Asal-Usul : Pendopo ini merupakan pusat dari gabungan Keraton. Dibangun pada tahun 3270 sebelum masehi.

« Fungsi : Pendopo adalah suatu tempat yang digunakan untuk menampilkan pertunjukan tarian  tradisional yang diiringi oleh musik gamelan.

dalam pendopo keraton surakarta« Kondisi : Sampai sekarang, fungsi daripada pendopo ini tidak pernah hilang, selain itu keadaan bangunannya juga masih kokoh dan bagus. Hal ini terbukti, karena pihak Keraton sering mengadakan acara-acara pertunjukan tarian tradisional yang diiringi oleh musik gamelan.

Category: |
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

7 komentar:

On 11 November 2009 pukul 07.33 , Herman Sahari mengatakan...

Bangunan yang man..taa...aa..aa..aab.. ba..aa..aa..ngeeet..sekarang masih ada yaaaa?..sayang sekali kalo sudah nggak ada...

 
On 15 November 2009 pukul 07.23 , RifkyMedia™ mengatakan...

yang kayak gini nih kudu dilestarikan! jangan sampai rubuh dibuat mall

 
On 3 Desember 2009 pukul 03.53 , Anonim mengatakan...

wah enaknya kalau punya rumah kayak itu.

 
On 17 Desember 2009 pukul 07.03 , narti mengatakan...

lestarikan yang seperti ini, biar anak cucu tetap bisa melihatnya...

 
On 6 Maret 2010 pukul 17.25 , Anonim mengatakan...

artikelnya sangat menarik dan menggugah kita untuk perduli terhadap peninggalan bersejarah ...

 
On 12 Maret 2010 pukul 09.48 , Phuad mengatakan...

salah satu kekayaan bangsa kita sob :)
hrs kita jaga :)

 
On 14 April 2010 pukul 05.22 , Boku no Blog mengatakan...

Kulo nuwun,...Terimaksih atas sharenya,Semoga budaya kita tetap lestari..